Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selama saya belajar diwidya informatika alahamdullillah saya mendapat ilmu tentang komputer, sehinnga saya bisa menggunakannya dengan baik, dalam bermedia berkomunikasi bisa melalui komputer. Sehingga saya sangat senang belajar disini dan menjadi lebih baik. dan saya juga mendapatkan pelajaran tenjang akuntansi, perajakan, dll.
Terimakasih instruktur kerena tel;ah mengajarku dan memberi ilmu kepadaku.
Pesan jadilah widya informatika yang tangguh dan berprestasi dalam mencari ilmu.
sulisnawati
Blog untuk berbagi cerita tentang apa saja
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selasa, 04 Agustus 2015
Gambar dan Sejarah Masjid Penyengat
Masjid Penyengat |
1. Sejarah PembangunanMasjid yang menjadi kebanggaan orang Melayu
ini didirikan pada tanggal 1 Syawal 1249 H (1832 M), atas prakarsa Raja
Abdurrahman, Yang Dipertuan Muda Riau VII.
Pelaksanaan pembangunannya melibatkan seluruh lapisan masyarakat di
kerajaan Riau, yang bekerja siang malam secara bergiliran.Di dalam
masjid, tersimpan kitab-kitab kuno (terutama yang menyangkut agama
Islam), bekas koleksi perpustakaan yang didirikan oleh Raja Muhammad
Yusuf al Ahmadi, Yang Dipertuan Muda Riau X. Benda menarik lain yang
terdapat dalam masjid adalah mimbar indah dan kitab suci al-Quran
tulisan tangan.
2. LokasiMasjid ini terletak di Pulau Penyengat Indera Sakti,
Kecamatan Tanjung Pinang Barat, Kepulauan Riau, Indonesia. Pulau
Penyengat berukuran sekitar 2×1 km, berjarak sekitar 2 km dari Tanjung
Pinang, dengan jarak tempuh sekitar 15 menit dengan perahu motor.
Masjid Sultan Riau ini terletak di pelataran. Kemungkinan, lokasi
tersebut bekas bukit kecil yang diratakan, dengan tinggi sekitar 3 meter
dari permukaan jalan. Untuk naik ke masjid, dibuat tangga yang cukup
tinggi.
3. LuasMasjid ini berukuran 18×19,80 m, sementara luas lahannya sekitar 55×33 m.
4. ArsitekturDalam kompleks masjid, dari tangga hingga mihrab,
terdapat unit bangunan yang terpisah-pisah, masing-masing dalam posisi
simetris.Dari tangga, terdapat jalan setapak pada sumbu tengah dari unit
bangunan simetris tersebut. Di halaman kiri dan kanan masjid,ada
bangunan berdinding beratap limasan batu.Masyarakat setempat menyebut
bangunan kembar tersebut dengan nama sotoh. Tempat ini berfungsi sebagai
tempat permusyawaratan para ulama dan cendekiawan.
Selain itu, juga terdapat bangunan kembar di sisi kiri dan kanan,
masing-masing berbentuk persegi empat panjang. Sisi terpanjangnya
sejajar dengan arah kiblat. Kedua bangunan ini semacam gardu, tapi besar
dan panjang tak berdinding, mempunyai kolong, dengan konstruksi terbuat
dari kayu.
Pintu utama masuk masjid berada di tengah, menjorok ke depan seperti
beranda (porch) dan diatapi kubah. Di tiap sudutnya terdapat pilaster.
Denah dan semua elemen yang ada dalam masjid berada dalam susunan
simetris.
Atap ruang utama masjid sangat unik, dan menunjukkan adanya pengaruh
India, dimana arsiteknya berasal. Keunikan itu berupa deretan melintang
dan membujur dari kubah-kubah.
Kubah berbentuk bawang, berbaris empat mengarah kiblat dan berbaris
tiga dengan arah melintang. Secara keseluruhan kubahnya berjumlah
12.Jikaditambah dengan kubah di atas beranda depan pintu masuk utama,
maka jumlahnya menjadi 13.
Masjid memiliki 4 buah menara, posisinya berada di setiap sudut
ruang utama sembahyang, dengan bentuk yang hampir sama. Puncak menara
berbentuk sangat runcing seperti pensil.Tampaknya menara ini dipengaruhi
oleh menara-menara masjid di Turki,yang sebenarnya berasal dari gaya
arsitektur Bizantium. Hal yang sedikit membedakan, menara masjid di
Turki runcing, tinggi dan ramping, sementara menara Masjid Sultan Riau
di Penyengat hanya runcing, namun tidak tinggi dan ramping (gemuk).
Mengenai arti jumlah kubah yang mencapai 13 buah,ada yang mengatakan
bahwa jumlah tersebut melambangkan rukun masjid, dan jika ditambah
dengan jumlah menara yang empat, maka jumlahnya menjadi 17.Ini
melambangkan jumlah rakaat shalat fardlu dalam sehari semalam.
Bangunan masjid ini seluruhnya terbuat dari beton.Di bagian dalam
ruang utama,terdapat empat buah tiang utama.Cerita masyarakat
tempatanmenyebutkan, untuk membangun masjid ini, terutama untuk
memperkuat beton kubah, menara dan bagian tertentu lainnya, dipergunakan
bahan perekat dari campuran putih telur dan kapur.
5. PerencanaBerdasarkan cerita turun temurun masyarakat tempatan,
konon arsitek Masjid Penyengat adalah seorang keturunan India yang
bermukim di Singapura. Namun, tidak ada yang mengetahui secara pasti,
siapa nama arsitek tersebut.(F.N sumber www.melayuonline.com)
SEJARAH SELATANJANG
Sejarah
Kota Selatpanjang merupakan pusat pemerintahan kabupaten Kepulauan Meranti, duhulu merupakan salah satu bandar (kota) yang paling sibuk dan terkenal perniagaan di dalam kesultanan Siak.[1] Bandar ini sejak dahulu telah terbentuk masyarakat heterogen, terutama suku Melayu dan Tionghoa, karena peran antar merekalah terbentuk erat dalam keharmonisan kegiatan kultural maupun perdagangan. Semua ini tidak terlepas ketoleransian antar persaudaraan. Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang barang maupun manusia dari China ke nusantara dan sebaliknya.
Daerah Selatpanjang dan sekitarnya sebelumnya merupakan wilayah kekuasaan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang merupakan salah satu kesultanan terbesar di Riau saat itu.Pada masa pemerintahan Sultan Siak VII yaitu Sultan Assyaidis Syarif Ali Abdul Jalil Syaifuddin Baalawi (yang bertahta tahun 1784–1810), biasa disapa Sultan Syarif Ali, memberi titah kepada Panglima Besar Muda Tengku Bagus Saiyid Thoha untuk mendirikan Negeri atau Bandar di Pulau Tebing Tinggi. Selain tertarik pada pulau itu juga karena Sultan Assyaidis Syarif Ali Abdul Jalil Syaifuddin Baalawi sendiri pernah singgah ke daerah itu, tujuan utama Sultan Syarif Ali ingin himpun kekuatan melawan kerajaan Sambas (Kalimantan Barat) yang terindikasi bersekutu dengan Belanda yang telah khianati perjanjian setia dan mencuri mahkota Kerajaan Siak. Negeri atau Bandar ini nantinya sebagai ujung tombak pertahanan ketiga setelah Bukit Batu dan Merbau'' untuk menghadang penjajah dan lanun.
Maka bergeraklah armadanya dibawah pimpinan Panglima Besar Muda Tengku Bagus Saiyid Thoha pada awal Muharram tahun 1805 Masehi diiringi beberapa pembesar Kerajaan Siak, ratusan laskar dan hulu balang menuju Pulau Tebing Tinggi. Mereka tiba di tebing Hutan Alai(sekarang Ibukota Kecamatan Tebingtinggi Barat). Panglima itu segera menghujam kerisnya memberi salam pada Tanah Alai.Tanah Alai tak menjawab, Ia meraup tanah sekepal, terasa panas. Ia melepasnya, “Menurut sepanjang pengetahuan den, tanah Alai ini tidak baik dibuat sebuah negeri karena tanah Hutan Alai adalah tanah jantan, Baru bisa berkembang menjadi sebuah negeri dalam masa waktu yang lama,” kata sang panglima dihadapan pembesar Siak dan anak buahnya.
Panglima bertolak menyusuri pantai pulau ini. Lalu, terlihat sebuah tebing yang tinggi. “Inilah gerangan yang dimaksud oleh ayahanda Sultan Syarif Ali,” pikirnya. Armada merapat ke Tebing Tanah Tinggi bertepatan tanggal 07 April 1805 Masehi. Di usia masih 25 tahun itu, dengan mengucap bismillah Panglima melejit ke darat yang tinggi sambil memberi salam. “Alha-mdulillah tanah tinggi ini menjawab salam den,” katanya. Tanah diraupnya, terasa sejuk dan nyaman. Ia tancapkan keris di atas tanah (lokasinya sekarang kira-kira dekat komplek kantor Bea Cukai Selatpanjang). Sambil berkata, “Dengarkanlah oleh kamu sekalian di tanah Hutan Tebing Tinggi inilah yang amat baik didirikan sebuah negeri. Negeri ini nantinya akan berkembang aman dan makmur apabila pemimpin dan penduduknya adil dan bekerja keras serta menaati hukum-hukum Allah.”
Panglima itu berdiri tegak dihadapan semua pembesar kerajaan, laskar, hulu balang, dan bathin-bathin sekitar pulau. “Den bernama Tengku Bagus Saiyid Thoha Panglima Besar Muda Siak Sri Indrapura. Keris den ini bernama Petir Terbuka Tabir Alam Negeri. Yang den sosok ini den namakan Negeri Makmur Kencana Bandar Tebing Tinggi.”itulah nama asal muasal kota selatpanjang.
Setelah menebas hutan, membuka wilayah kekuasaan, berdirilah istana panglima besar itu. Pada 1810 Masehi Sultan Syarif Ali mengangkat Panglima Besar Muda Tengku Bagus Saiyid Thoha itu sebagai penguasa pulau. Kala itu, sebelah timur negeri berbatasan dengan Sungai Suir dan sebelah barat berbatasan dengan Sungai Perumbi,seiring perkembangan waktu bandar ini semakin ramai dan bertumbuh sebagai salah satu bandar perniagaan di kesultanan siak.
Ramai interaksi perdagangan didaerah pesisir Riau inilah menyebabkan pemerintahan Hindia Belanda ikut ambil dalam bagian penentuan nama negeri ini. Sejarah tercatat pada masa Sultan Siak yang ke 11 yaitu Sultan Assayaidis Syarief Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin. Pada tahun 1880, pemerintahan di Negeri Makmur Kencana Tebing Tinggi dikuasai oleh J.M. Tengkoe Soelong Tjantik Saijet Alwi yang bergelar Tuan Temenggung Marhum Buntut (Kepala Negeri yang bertanggung jawab kepada Sultan Siak). Pada masa pemerintahannya di bandar ini terjadilah polemik dengan pihak Pemerintahan Kolonial Belanda yaitu Konteliur Van Huis mengenai perubahan nama negeri ini, dalam sepihak pemerintahan kolonial Belanda mengubah daerah ini menjadi Selatpanjang, namun tidak disetujui oleh J.M. Tengkoe Soelong Tjantik Saijet Alwi selaku pemangku daerah. Akhirnya berdasarkan kesepakatan bersama pada tanggal 4 September 1899, Negeri Makmur Kencana Tebing Tinggi berubah menjadi Negeri Makmur Bandar Tebingtinggi Selatpanjang.J.M. Tengkoe Soelong Tjantik Saijet Alwi mangkat pada tahun 1908. Seiring waktu masa diawal Pemerintahan Republik Indonesia, kota selatpanjang dan sekitarnya ini merupakan Wilayah Kewedanan di bawah Kabupaten Bengkalis yang kemudian berubah status menjadi Kecamatan Tebingtinggi.Pada tanggal 19 Desember 2008,daerah selatpanjang dan sekitarnya ini berubah menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti memekarkan diri dari Kabupaten bengkalis dengan ibukota Selatpanjang
Selasa, 07 Juli 2015
Selasa, 09 Juni 2015
Kehidupan
Assalamualaikum Wr.Wb
Kadang terlintas dipikiranku,
Apa sebenarnya arti kehidupan
ini
sesungguhnya?Setiap manusia
tentunya memilki kehidupannya masing-
masing.Semuanya memiliki arti
kehidupan yang berbeda,Seperti kamu
dan aku tentu berbeda tentang
pengertian hidup.Berbeda manusia
berbeda pula arti kehidupan
seseorang dan setiap manusia juga
mempunyai jalan masing-masing
untuk hidup.hal inilah yang
menyebabkan setiap manusia
mempunyai pengertian hidup yang
berbeda.Ada
yang sadar dan ada pula yang
tidak menyadari apa sebenarnya
arti dari sebuah kehidupan yang sesungguhnya.Tidak ada
yang bisa menyangkal kalau
seseorang belum mengetahui akan
arti sebuah kehidupan yang sesungguhnya.Tentu semuanya
memerlukan proses.Dalam
proses inilah manusia mencari akan
arti dari sebuah kehidupan yang sesungguhnya.
Saat manusia menemukan arti
kehidupannya selanjutnya manusia
berpikir untuk apa arti kehidupan ini?
Begitu manusia menemukan untuk
apa arti kehidupan tersebut.berarti ia
telah menemukan jati diri yang
sesungguhnya.Terlintas
dibenakku ketika melihat seorang
kakek berjalan kaki dengan
penglihatan yang kurang sempurna
begitu semangatnya ia menggeluti
pekerjaan sebagai penjual keliling.
Rasa iba datang ketika melihat
kondisi tersebut akan tetapi
dibenakku begitu terinspirasi
akan pencarian arti dari sebuah kehidupan yang
sesungguhnya.Kemudian ada
lagi suatu cerita ketika yang
bertolak 180 derajat dari kisah
seorang kakek tadi.Seseorang yang
hidupnya berkecukupan,penuh
dengan kesenangan tiada derita
yang menghampirinya akan tetapi ia
tidak mempunyai arti kehidupan yang
sesungguhnya,Untuk apa arti
kehidupannya?Ia sendiri tidak pernah
menyadarinya.Kadang kita juga sering
kehilangan akan arti sebuah kehidupan yang
sesungguhnya.Tak sedikit pula orang
yang patah semangat,putus asa
dalam menjalani kehidupan.stress karena
tak mempunyai arah dan tujuan hidup.
Betapa pentingnya dalam diri
seseorang memahami akan arti
kehidupan yang sesungguhnya.Mungkin
diri kita akan terasa goyang saat
diterpa musibah.Kehilangan akan
sesuatu ataupun lainnya yang
menyebabkan diri terombang-ambing
dalam kehidupan.Seandainya kita
benar-benar memahami arti sebuah kehidupan
tentu kita akan benar-benar tegar
dalam menghadapi setiap gejolak
kehidupan.Sebagai manusia yang
beragama tentunya kita mempunyai
sandaran hidup akan keyakinan kita
terhadap tuhan.Kita bisa
menemukan arti kehidupan
sesungguhnya lewat agama yang
kita anut.Kita terus berpikir dan
mencari sampai pada titik yang
mempertemukan antara diri dengan
tuhan.Dengan begitu kita akan
sadar sejauh mana kita mengartikan
kehidupan ini.
Dan pada akhirnya tinggal
kita sendiri yang menyimpulkan Apa
arti kehidupan ini?Untuk Apa?Dan
Akan Dibawa Kemana Arah Kehidupan Kita Tersebut?
mungkin kita sebagai manusia akan
terus berpikir dan mencari. Maka
sempatkanlah diri anda untuk
berpikir dan terus mencari Arti
kehidupan ini.Kita boleh berbeda akan
pengertian arti kehidupan ini,tetapi kita jangan pernah sama-
sama terjerumus kedalam gejolak
kehidupan yang akan menyesatkan
diri kita sendiri.
Apa sebenarnya arti kehidupan
ini
sesungguhnya?Setiap manusia
tentunya memilki kehidupannya masing-
masing.Semuanya memiliki arti
kehidupan yang berbeda,Seperti kamu
dan aku tentu berbeda tentang
pengertian hidup.Berbeda manusia
berbeda pula arti kehidupan
seseorang dan setiap manusia juga
mempunyai jalan masing-masing
untuk hidup.hal inilah yang
menyebabkan setiap manusia
mempunyai pengertian hidup yang
berbeda.Ada
yang sadar dan ada pula yang
tidak menyadari apa sebenarnya
arti dari sebuah kehidupan yang sesungguhnya.Tidak ada
yang bisa menyangkal kalau
seseorang belum mengetahui akan
arti sebuah kehidupan yang sesungguhnya.Tentu semuanya
memerlukan proses.Dalam
proses inilah manusia mencari akan
arti dari sebuah kehidupan yang sesungguhnya.
Saat manusia menemukan arti
kehidupannya selanjutnya manusia
berpikir untuk apa arti kehidupan ini?
Begitu manusia menemukan untuk
apa arti kehidupan tersebut.berarti ia
telah menemukan jati diri yang
sesungguhnya.Terlintas
dibenakku ketika melihat seorang
kakek berjalan kaki dengan
penglihatan yang kurang sempurna
begitu semangatnya ia menggeluti
pekerjaan sebagai penjual keliling.
Rasa iba datang ketika melihat
kondisi tersebut akan tetapi
dibenakku begitu terinspirasi
akan pencarian arti dari sebuah kehidupan yang
sesungguhnya.Kemudian ada
lagi suatu cerita ketika yang
bertolak 180 derajat dari kisah
seorang kakek tadi.Seseorang yang
hidupnya berkecukupan,penuh
dengan kesenangan tiada derita
yang menghampirinya akan tetapi ia
tidak mempunyai arti kehidupan yang
sesungguhnya,Untuk apa arti
kehidupannya?Ia sendiri tidak pernah
menyadarinya.Kadang kita juga sering
kehilangan akan arti sebuah kehidupan yang
sesungguhnya.Tak sedikit pula orang
yang patah semangat,putus asa
dalam menjalani kehidupan.stress karena
tak mempunyai arah dan tujuan hidup.
Betapa pentingnya dalam diri
seseorang memahami akan arti
kehidupan yang sesungguhnya.Mungkin
diri kita akan terasa goyang saat
diterpa musibah.Kehilangan akan
sesuatu ataupun lainnya yang
menyebabkan diri terombang-ambing
dalam kehidupan.Seandainya kita
benar-benar memahami arti sebuah kehidupan
tentu kita akan benar-benar tegar
dalam menghadapi setiap gejolak
kehidupan.Sebagai manusia yang
beragama tentunya kita mempunyai
sandaran hidup akan keyakinan kita
terhadap tuhan.Kita bisa
menemukan arti kehidupan
sesungguhnya lewat agama yang
kita anut.Kita terus berpikir dan
mencari sampai pada titik yang
mempertemukan antara diri dengan
tuhan.Dengan begitu kita akan
sadar sejauh mana kita mengartikan
kehidupan ini.
Dan pada akhirnya tinggal
kita sendiri yang menyimpulkan Apa
arti kehidupan ini?Untuk Apa?Dan
Akan Dibawa Kemana Arah Kehidupan Kita Tersebut?
mungkin kita sebagai manusia akan
terus berpikir dan mencari. Maka
sempatkanlah diri anda untuk
berpikir dan terus mencari Arti
kehidupan ini.Kita boleh berbeda akan
pengertian arti kehidupan ini,tetapi kita jangan pernah sama-
sama terjerumus kedalam gejolak
kehidupan yang akan menyesatkan
diri kita sendiri.
Selasa, 02 Juni 2015
About Me
Asalamualaikum Wr.Wb
Saya sulisnawati biasa di panggil sulis dan saya lahir pada 08 juni 1996, dan saya ingin berbagi cerita tentang kehidupan saya, saya anak yang pertama dari 5 saudara, saya tinggal di jl. sei niur alahair timur. Dulu waktu belum mengenal internet saya tidak pernah tau apa itu internet, tapi sekarang seneng bengeettttt kalau sudah kenal internet..Semenjak kenal internet haduuuuuuuhhhhhhhh selalu main internet seperti facebook, dll.
Pada hari rabu, 03 juni 2015 saya di ajarin oleh ibu wati cara menggunakan blogger, sehingga saya telah memakai blogger, menurut saya awalnya sihh enak menggunakan blogger, Cara mengedit lebih mudah, sehingga saya pun bisa cerita tentang kehidupan saya melalui blogger. di situ lah saya senang dalam menggunakan blogger.
Inilah cerita singkatku..
Waalaikumsalam Wr.Wb
Langganan:
Postingan (Atom)


